Translate This Web

Rabu, 30 Juli 2008

Kobarkan Semangat Blogger-mu


Ayo, para Blogger Indonesia di seluruh tanah air, kobarkan semangat bloggermu. Jangan mau kalah dengan blogeger-blogger dari luar ! Kobarkan semangat nge-blogmu demi kejayaan blogger Indonesia.
Tingkatkan kerjasama, berbagi pengetahuan. Bersama, mari kita bawa dunia Blogging Indonesia memasuki era baru.

Gambar diambil dari Gagas Media

Minggu, 13 Juli 2008

Change, We Can Believe In

Berubah, kami percaya akan itu. Semboyan ini digunakan oleh capres Amerika Serikat Barack Hussein Obama. Inti dari perkataan itu adalah, tentu saja, keberanian untuk berubah dan percaya dengan perubahan itu. Hal ini berkaitan dengan pidato Barack Obama yang berjudul The Audacity Of Hope (Keberanian Berharap). Obama berani berharap Amerika Serikat bisa melangkah menuju perubahan.

Perubahan yang kita rencanakan tidak akan berhasil jika kita punya penyakit pesimis. Untuk mampu berubah, kita harus optimis, kita bisa ! Ingat kata SBY dalam salah satu pidatonya ketika memperingati 100 tahun kebangkitan nasional di Gelora Bung Karno,"INDONESIA BISA !"

Kita bisa menuju perubahan yang lebih baik, asalkan kita semua mau angkat tangan untuk menggerakkannya. Kalau kita lihat sekarang, masyarakat Indonesia saat ini mengalami krisis kepercayaan diri. Kita terlalu takut, kita terlalu pesimis, kita takut hancur.

Jangan begitu ! Para pejuang revolusi fisik bertempur selama hampir 3,5 abad melawan Belanda tanpa rasa takut, penuh optimistis, dan harapan mencapai kemerdekaan yang tinggi. Kalau perjuangan itu bisa dilanjutkan oleh angkatan '08, angkatan '28 dan angkatan '45, mengapa tidak oleh angkatan 2008 ?

Ayo, kita berubah. Hilangkan rasa takut dan pesimis. Tumbuhkan rasa berani dan optimis untuk menuju Indonesia yang lebih baik. Jangan lagi lakukan golput karena itu merupakan bentuk pesimistis kita terhadap masa depan bangsa dan negara.

Kamis, 15 Mei 2008

Akankah Reformasi 1998 Terulang ?

Harga BBM kembali naik di awal tahun 2008 ini setelah sebelumnya pernah naik di Oktober 2005. Harga BBM kini mencapai Rp 6000/liter.

Kenaikan BBM kali ini dirasa sangat memberatkan rakyat Indonesia. Bagaimana tidak ? Sejak awal tahun 2008, harga sembako terus melambung. Angka inflasi terus meningkat setiap bulannya (bahkan kini mencapai 10%). Kenaikan BBM juga merupakan nomor 4 di chart fakta tak menyenangkan pasca reformasi di METRO10.

Perpecahan mulai terlihat di sana-sini. Lihat saja berita di TV-TV, dimana-mana banyak sekali demonstrasi terjadi. Yang menarik dari demonstrasi yang dilakukan mahasiswa UIN di Makassar, mereka memperagakan mayat SBY-JK sebagai tanda matinya pemerintahan SBY-JK. Sebagai akhir unjuk rasa, mereka membakar replika mayat itu.

Perdebatan para ahli politik banyak disiarkan di stasiun TV, terutama Metro TV. Yang saya dengar, pemerintah berencana menjual beberapa BUMN (salah satunya adalah PDAM !). Segila apapun pemerintah, mereka seharusnya tidak menjual BUMN !

Bahkan ada juga saling tuding-menuding. Jusuf Kalla berpendapat bahwa para pendemo akan mendukung kaum kaya jika BBM tidak naik. Kepala BIN bahkan menuding ada pihak-pihak yang memanas-manasi para demonstran untuk menuntut BBM tidak naik.

Bagi kalian-kalian yang hidup pada masa reformasi 1998, keadaan ini persis sama. Pada tahun 1998, harga BBM dan listrik juga naik. Harga sembako dan inflasi juga naik. Dialog-dialog di TV banyak bermunculan. Ironisnya, masalah-masalah serupa terjadi pada saat 10 tahun reformasi. Yang saya takutkan, apakah peristiwa reformasi akan terulang ? Demonstrasi berdarah di masa lalu yang selama ini coba kita lupakan, apakah akan terulang lagi ? Demonstrasi mahasiswa yang menuntut MPR untuk segera memberhentikan presiden Soeharto apakah akan terjadi pada 21 Mei 2008 nanti ?

Jujur saja, kita semua tidak pernah menginginkan hal yang sama terjadi pada Mei 2008 ini. Peristiwa bulan Mei 2008 10 tahun lalu adalah kenangan pahit yang coba kita lupakan. Semoga demonstrasi yang dilakukan saat ini tidak berubah menjadi demoncrazy. Unjuk rasa harus teratur. Masa depan Indonesia harus lebih baik ! Masa 100 tahun kebangkitan Indonesia diisi dengan demonstrasi berdarah ?

Sabtu, 12 April 2008

Melaut mahal, gak bisa nyekolahin anak

Ini emang mengejutkan, tapi ini yang terjadi di pesisir pantai selatan Jawa Tengah. Seorang nelayan tidak bisa menyekolahkan anaknya karena biaya untuk melaut mencari ikan mahal dan dia hanya mendapat sedikit untung. Unek-unek itu disampaikan kepada presiden SBY. Sebagai jawaban, SBY memerintahkan bupati setempat untuk menyekolahkan anak-anaknya. SBY berkata, "Subsidi BBM Mboten dicabut" (Subsidi BBM tidak akan dicabut).
Di ujung periode kekuasaan SBY, ternyata masih ada masalah kayak gini. Semoga masalah seperti ini cepet diselesaikan demi kemakmuran masyarakat Indonesia.

Selasa, 08 April 2008

Presiden Tegur Peserta Tidur (Suara Anda, 8 April 2008)

Presiden Marah ! Ini disebabkan karena para bupati yang diajak rapat malah tertidur ! Rapat di gedung ber-AC memang bikin ngantuk.
Rapat ini membahas kemajuan rakyat, tetapi para wakil rakyat yang seharusnya mendengarkan dengan seksama malah tidur. Kurang ajar banget sih !
Presiden naik pitam, ia lalu berkata dengan sangat marah, "Yang tidur itu, lebih baik diluar saja. Kita saat ini sedang membahas sola rakyat. Kita sebagai pemimpin menanggung tanggung jawab yang berat. Kalian ini dipilih sendiri oleh rakyat. Apa kalian tidak malu jika seperti ini. Para pemimpin saja tertidua saat sidang. Mau jadi apa bangsa ini ?"
Yang tidur hati-hati ! Kemungkinan kalian dipecat 99,99 %
Setelah sidang, presiden menyempatkan diri bertemu dengan beberapa menteri. Ia menyatakan kekecewaannya akan RUU Pemilu yang memakan waktu dan menghabiskan biaya.
Sip ! Presiden bersikap tegas ! Apakah SBY adalah pewaris dari presiden Soekarno ? (soalnya sikapnya itu mengingatkan gue ama presiden Soekarno)

Text