Translate This Web

Minggu, 03 Februari 2008

CGI

Indonesia adalah negara yang sedang membangun. Indonesia membutuhkan banyak dana untuk melaksanakan hal satu ini.
Selain dari ekspor hasil tambang minyak bumi dan lain-lain, Indonesia juga mendapatkan dana dari IMF, World Bank, ADB (Asian Development Bank), IDB (Islamic Development Bank), dan CGI (Consultative Group on Indonesia).
CGI adalah sebuah kelompok negara-negara maju yang diketuai oleh bank dunia. Negara-negara anggota CGI terdiri dari Kanada, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Itali, Jepang. Tugas dari CGI adalah memberi bantuan modal terhadap pembangunan Indonesia dengan syarat lunak.
Apa ini tidak memalukan ? Banyak negara-negara maju patungan untuk memberi bantuan pada Indonesia ? Hasilnya ‘kan juga tidak 100 % digunakan untuk pembangunan Indonesia. Soalnya ada sekian persen yang dikorupsi (soalnya emang kebiasaan bangsa kita ini).
Apakah Indonesia sedemikian tak berdayanya sehingga membutuhkan begitu banyak uluran tangan dari luar negeri ? Hal seperti ini berbeda pada masa kekuasaan presiden Soekarno yang sering menolak bantuan luar negeri, meskipun pada akhirnya Indonesia sedikit terhambat, tapi mereka berhasil melewatinya. Hal ini karena dahulu yang mengkorupsi dana hanya sedikit, jadi dana sedikit bisa digunakan secara efisien. Sekarang ? Boro-boro deh ! Belum sampai ke tangan yang membutuhkan sudah dikorupsi.
Kita tidak bisa terus bergantung pada bantuan negara-negara maju. Indonesia masih mempunyai banyak SDM-SDM berkualitas yang tidak kalah dengan yang di luar negeri. Saatnya pemerintah Indonesia menggali dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Ini ‘kan bisa menghemat pengeluaran pemerintah karena tenaga yang digunakan adalah tenaga lokal.
Mari kita majukan Indonesia. Sebisa mungkin, gunakan produk dalam negeri. Kita boleh meminta bantuan luar negeri, tapi jangan terlalu banyak berharap.

1 komentar:

Caveman mengatakan...

Koruptor sekarang ganas...
Dana bantuan aja diserang...
Dasar agresif!!

Text