Translate This Web

Rabu, 27 Agustus 2008

Sumbang kambing dan uang untuk cegah golput

Saya cukup terkejut melihat berita di koran tempo beberap hari lalu, di situ tertulis pilkada di daerah X menggunakan kambing dan uang untuk menekan angka golput.

Saya tidak melihat ada kecurangan dalam praktek ini, apalagi tujuannya bagus demi kemajuan demokrasi di Indonesia, menekan pertimbuhan golput. Tapi saya juga sedih, apakah ini pertanda bahwa golput susah diberantas hanya dengan silat lidah ?

Apakah benar begitu ? Sepertinya golput susah diberantas. Hal ini pernah saya bahas dalam artikel di bulan lalu. Tapi jika butuh kambing dan uang untuk cegah golput, trus mau jadi apa golput nanti, apakah nanti harus pake rumah atau uang 1 milyar buat cegah golput ? Kalau sudah begini 'kan nanti bisa dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk tindakan yang nggak bener, masalah bisa gawat dong !

Tidak ada komentar:

Text