Translate This Web

Minggu, 03 Juni 2012

Dipidana Oleh Tuhan


Tuhan itu Maha Adil lho, beneran
Saya dapat ide menulis cerita ini saat makan siang kemarin. Saat itu setelah makan siang, saya dan teman-teman bersiap untuk menunaikan ibadah sholat Ashar. Ketika itu kami lewat di dekat gerobak bakso kojek (bakso dengan pentol kecil-kecil, biasanya ditarik oleh sepeda/motor) . Teman saya mau beli pangsitnya (ya ampun, sudah makan mau ngemil lagi ._.). Lalu terjadilah dialog berikut ini L:
Teman 1 : Ini tukang baksonya mana ya ?
Saya : Lagi sholat mungkin. Masa kamu mau ngemil lagi ?
Teman 1 : Ini lho, tempat nyimpen pangsitnya terbuka
Saya : Udah, jangan diambil, ntar kualat lho.
Lantas saya teringat dengan pengalaman teman saya. Beberapa bulan lalu, dia diamanahkan untuk menyimpan sekardus air minum. Yang menitipi amanah itu adalah sebuah kelompok kegiatan yang tempat aktivitasnya kebetulan berdekatan dengan tempat dia tinggal. Suatu hari, dia mengambil beberapa gelas air minum itu, dan dia langsung diare. Itu cerita beberapa bulan yang lalu. Ketika saya berkesempatan mampir ke tempatnya, saya mendengar cerita itu. Dan saya mengecek tanggal kadaluarsa air minum itu, ternyata kadaluarsanya masih 2013 ! Dan kejadian itu terjadi sekitar 2011 !
Ada juga cerita lain. Kejadiannya waktu saya masih SMA. Ada tiga orang teman saya, sebut saja namanya A, B, dan D . Mereka jajan di kantin sekolah, tapi mereka nggak jujur waktu mbayar makanannya. Mereka ambil 3 piring, mereka cuma bilang makan 1 piring. Mereka ambil lauk yang agak mahal, pas mbayar bilangnya cuma ambil lauk yang murah. Mereka minumnya nambah, bilangnya cuma minum segelas.
Walhasil, Tuhan pun membalas kejahilan mereka itu. Ada yang diare, ada yang gatal-gatal, bahkan ada yang hampir kecelakaan. Subhanallah, Tuhan itu tidak tidur, dan dia Maha Adil. Karena itu rek, sebisa mungkin jangan sia-siakan amanah yang diberikan kepada kita.
Sebagai penutup, teman saya yang lain (sebut saja Teman 2) mengomentari cerita saya dengan, “Itu namanya dipidana oleh Tuhan”
Tuhan itu Maha Baik, selalu menginginkan yang terbaik untuk hamba-Nya, maka ia akan membimbing hamba-Nya dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan yang saya ceritakan di atas.

*Tulisan ini terlebih dahulu online di blog saya yang lain : http://heyindranota.wordpress.com/2012/05/22/dipidana-oleh-tuhan/

5 komentar:

Dimas B.A. mengatakan...

Haha,cerita yang dulu ta ndra?

Lek Narto mengatakan...

Itu namanya Tuhan masih sayang pada hamba-Nya, jadi masih diingatkan. Coba kalo tidak diingatkan...

Andri mengatakan...

kalau Allah sudah tidak mengingatkan hambanya lagi, maka bersedihlah orang tersebut dan mesti cepat-cepat bertobat

setyotw mengatakan...

Saya dapet 'ceramah' ini dari temen, seorang EO yang lagi naik daun di Yogyakarta. Meskipun dia bukan seseorang yang religius, tapi dia bilang kalau dalam pekerjaannya, pakem utamanya adalah "Semua yang sumbernya nggak baik, hasilnya ya nggak baik juga."

Kata dia, sudah banyak contoh EO-EO muka lama yang dari hasil 'sabetan'-nya bisa menyulap diri dari yang tadinya naik pick-up tau-tau jadi mercy. Dan akhirnya? Ada yang mobilnya tabrakan, sakit-sakitan, bangkrut, atau apalah. Dipidana oleh Tuhan juga ndro :D

iwan01 mengatakan...

Paket Usaha Ayam Tulang Lunak “GEROBAKAN” merupakan
paket usaha kuliner yang mudah dijalankan,
murah & mempunyai tingkat pengembalian modal yang sangat singkat.
Hanya dengan Rp. 7.500.000,- Anda sudah dapat menjalankan
BISNIS KULINER yang terbaik saat ini.
~
Anda akan mendapatkan :
-. Gerobak
-. Peralatan masak bakar
-. Peralatan masak goreng
-. Kompor, tabung gas & regulatornya
-. Brosur
-. Spanduk
-. Poster
-. Produk Awal Ayam Tulang Lunak
-. Kaos
-. Training (Pelatihan) PELAYANAN (khusus mitra dalam Jabodetabek)
~
Materi inti Training Pelayanan :
-. Tata cara persiapan pembukaan outlet.
-. Tata cara membakar & menggoreng ayam tulang lunak
-. Tata cara menyajikan ayam tulang lunak
-. Tata cara menyimpan ayam tulang lunak
~
Silakan kunjungi web kami:
~
www.tulanglunakgerobakan.com

Text